|
Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P LIPI) pada Rabu tanggal 14 Maret 2012 bertempat di Ruang Seminar Gedung Widya Graha Lantai XI mengadakan Seminar dengan tema “Democratization and Ethnonationalist Conflict in Southeast Asia”. Seminar ini menghadirkan pembicara tamu, Prof. Jacques Bertrand, seorang dosen dari Universitas Toronto Kanada. Lebih Lanjut |
|
Sejarah Kaimana adalah sejarah perjumpaan1. Sejarah bertemunya penduduk asli dan pendatang sehingga membentuk manusia Kaimana kekinian. Letaknya yang di pesisir menyebabkan Kaimana relatif terbuka dan mudah untuk didatangi. Mental identitas yang terbangun adalah spirit kosmopolit yang terbuka dengan hal baru. Migrasi atau perpindahan penduduk bukan hanya perpindahan fisik semata namun melibatkan perpindahan ide dan atribut sosial seperti agama. Identitas agama yang berbeda pun tidak membuat jarak. Agama keluarga menjadi bukti dari Kaimana sebagai perjumpaan. Tidak ada masalah dengan menganut Islam, Kristen, atau yang lain. Identitas keluarga atau kekerabatan tetap menjadi pemersatu. Lebih lanjut |
|
"Pembaca yang terhormat. Pemilukada merupakan bagian dari demokratisasi yang berlangsung di tingkat lokal. Hampir seluruh wilayah provinsi dan kabupaten di Indonesia telah memiliki jadwal untuk menyelenggarakan pemilukada yang dibagi ke dalam dua tahapan pemilihan, yaitu pemilihan kepala daerah (gubernur) dan pemilihan anggota legislatif daerah. Untuk itu, website www.politik.lipi.go.id akan menurunkan rangkaian tulisan khusus mengenai persiapan menjelang pemilukada dan update mengenai proses pemilukada itu sendiri. Kontributor untuk penulisan artikel bertajuk pemilukada ini adalah para peneliti P2P LIPI yang tengah melakukan riset mengenai pemilu, dan juga beberapa kolega peneliti dan jaringan aktivis atau peneliti yang mengikuti secara intens demokratisasi di daerah. Penting bagi kita untuk mengikuti dari dekat apa yang terjadi di daerah dalam konteks demokrasi lokal. Apakah ajang pemilukada dapat melahirkan sosok pemimpin daerah dan wakil rakyat yang dapat berkontribusi pada kesejahteraan rakyat? Seri tulisan mengenai pemilukada pada bulan April 2012 akan diawali dengan informasi terkini persiapan pemilukada di Aceh yang disumbangkan oleh Aryos Nivada, Peneliti dari CARE Aceh. Selamat menyimak". Lebih lanjut |
Sudah setahun gelombang revolusi atau yang lebih dikenal dengan “Arab Spring” menerjang negara-negara Timur Tengah. Satu persatu para diktator di kawasan tersebut tumbang akibat protes warga yang menghendaki adanya perubahan baik sosial, politik dan ekonomi. Dimulai dari rezim Ben Ali di Tunisia yang telah berkuasa selama 23 tahun, lalu disusul dengan tumbangnya Husni Mubarok di Mesir yang telah berkuasa selama kurang lebih 33 tahun. Kemudian revolusi merambah ke Libya dan berhasil meruntuhkan rezim Khadafi yang telah berkuasa selama 33 tahun. Hingga akhirnya gelombang revolusi dapat melengserkan rezim Ali Abdullah Saleh di Yaman. Bahkan, angin revolusi tersebut disinyalir akan berhembus lebih kencang lagi sampai menerpa Suriah, Jordania dan Bahrain. Berbagai media massa menyebut fenomena tersebut sebagai sebuah gelombang demokratisasi baru yang pernah melanda dunia. Seorang pakar politik Internasional, Samuel P.Huntington dalam bukunyaThe Third Wave : Democratization in the late twentieth century (1991, 17), melukiskan fenomena demokratisasi yang pernah melanda dunia. Gelombang pertama (1828-1926) dipicu dengan terjadinya revolusi industri, revolusi Perancis dan revolusi Amerika Serikat. |
|
Setelah Sosialisasi Rancangan Penelitian sebelumnya tanggal 28-29 Februari 2012 dilaksanakan sebanyak 10 penelitian, maka Sosialisasi Rancangan Penelitian DIPA Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI Tahun 2012 Kajian Pemilu dilaksanakan pada Selasa, tanggal 6 Maret 2011 yang bertempat di Gedung Widya Graha LIPI lantai 11, penelitian ini merupakan penelitian awal yang dilakukan oleh P2P LIPI untuk fokus ke penelitian Pemilu secara detail dan dibagi menjadi 5 kelompok penelitian. Lebih lanjut |
|
The Nature of Human Security Human security became one of non traditional threats in international relations since the end of the Cold War. It was triggered by the failure of state to protect its people because many internal state crises had happened in world affairs. The crises took place such as horizontal conflicts, independence of new states, replacement of old colonial governances into new independent ones, and describing new leaderships to replace the colonial ones. The crises had caused the people to be internally displaced people (IDP) and refugees for long time to look for safer place to live. be continued |
|
Tahun 2012 menandai satu dekade ditandatanganinya forum energi bilateral atau yang lebih dikenal dengan Indonesia-China Energy Forum (ICEF) yang dibentuk pada 24 Maret 2002 di Beijing-China melalui sebuah Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Indonesia dan pemerintah China.Forum ini ditujukan untuk memperkuat dan memperluas kerja sama industri gas alam dan minyak, dan juga untuk menyediakan fondasi yang kuat bagi kerja sama eksplorasi minyak. Hingga saat ini, ICEF telah dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali, yaitu ICEF ke-1 tahun 2002 di Bali, ICEF ke-2 tahun 2006 di Shanghai, ICEF ke-3 tahun 2008 di Jakarta, dan ICEF ke-4 tahun 2010 di Nanning-China. Situs Kementerian Energi Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM RI) menyebutkan pada penyelenggaraan ICEF ke-3 ditandatangani 8 (delapan) kontrak kerja sama bidang energi dan 10 (sepuluh) MoU antara pihak Indonesia dengan China dengan nilai investasi 8 kontrak tersebut sebesar 35 triliun rupiah. Kini setelah satu dekade forum energi bilateral ini terbentuk, apa yang Indonesia peroleh dari kerja sama ini menjadi menarik untuk dicermati. Lebih Lanjut |
|
Sesuai dengan mandat dari hasil Kongres Asoasiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) ke 8 yang dilaksanakan di Manado, tanggal 18-19 Oktober 2011, bahwa formatur/ketua umum terpilih Dr. SH Sarundajang dalam waktu tiga bulan harus menyusun kepengurusan AIPI Pusat dan beberapa kali rapat terbatas, maka pada hari Senin tanggal 13 Februari 2012, bertempat di Gedung Widya Graha LIPI, dilakukanlah pelantikan dan rapat pleno perdana Pengurus Pusat AIPI (PP AIPI) periode 2011-2015. |
|
Simpang siur RUU Keamanan Nasional bukan hanya berkutat pada aspek substansif, khususnya definisi, poin-poin bentuk ancaman tak bersenjata, dan mekanisme koordinasi antar aktor keamanan. Perkembangan terbaru, seperti diberitakan oleh beberapa harian nasional (10/2), menunjukkan problem pada aspek perumusan kebijakan. Lebih lajut |
|
|