|
Bali's current governor and his estranged deputy were almost evenly tied against each other in a heated election for the top job on the island province, an outcome that signals the waning influence of Indonesian Democratic Party - Struggle (PDI-P) there ahead of national elections next April.
Bali has long been a stronghold of the PDI-P, which is led by former president Megawati Sukarnoputri, whose grandmother - the mother of founding president Sukarno - was Balinese. But the party's share of votes on the island has been slipping in previous elections, and quick counts of yesterday's election saw the PDI-P candidate, deputy governor Anak Agung Ngurah Puspayoga, 47, in a dead heat with incumbent I Made Mangku Pastika, a former top cop who rose to fame for solving the 2002 Bali bombings.
|
|
Di antara momen sejarah penting di Filipina, 25 Februari 1986 merupakan peristiwa yang paling diingat kebanyakan warga Filipina. Peristiwa itu menandakan jatuhnya rezim Ferdinand Marcos yang berkuasa selama 20 tahun melalui kekuatan masyarakat sipil yang didukung oleh elit politik, militer, dan juga tokoh agama, yang turun di sepanjang jalan Epifanio de los Santos (EDSA) selama lima hari (22-25 Februari 1986). Tindakan pelanggaran HAM berat, korupsi, nepotisme, dan penembakan kepala Ninoy Aquino, tokoh oposisi yang menjadi eksil bertahun-tahun di Amerika Serikat, ketika berada di bandara Internasional Manila pada 21 Agustus 1983, menjadi pemicu lipatan amarah hamoir dua juta warga Filipina yang melakukan perlawanan terhadap kebebalan rejim Marcos. Ketika legitimasi kepresidenannya tidak lagi memiliki kekuatan, seiring dengan dilantiknya Corazon ‘Cory’ Aquino, isteri mendiang Ninoy Aquino, sebagai presiden Filipina di Club Filipino, Greenhils, Marcos dan keluarganya mengungsi ke Hawai untuk meminta suaka politik. |
|
Gerakan buruh telah lama diusung sebagai media untuk mengantarkan buruh ke pintu gerbang kesejahteraan. Gerakan buruh pada awalnya sebagai reaksi atas penindasan kaum pengusaha. Penindasan tersebut berupa upah rendah, jam kerja panjang, tidak adanya jaminan kerja serta jaminan hari tua. Sesuai dengan namanya “gerakan”, sejak awal GB merupakan gerakan politik. Kelahirannya sangat ditentukan oleh perkembangan ideologi buruh yang pada masa itu sudah sangat kosmopolitan. Dalam konteks nasional sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1905 berdiri serikat buruh kereta api (Staats Spor Bond-SS-Bond). Namun gerakan buruh di Indonesia yang telah berusia lebih dari satu abad tersebut mengalami pasang surut. Puncaknya pada masa Orde Baru dimana pada saat itu pemerintah menerapkan sistem Single Union. Reformasi pergerakan buruh kembali semarak setelah pemerintah ratifikasi konvensi ILO No. 101 kebebasan buruh untuk berserikat. Adanya ratifikasi tersebut memberikan angin segar bagi kaum buruh karena setiap buruh memiliki hak yang sama dan kebebasan untuk membentuk konfederasi ataupun serikat pekerja. |
|
Pada bulan ini, tepatnya tanggal 20 April, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang merupakan kelanjutan dari Partai Keadilan merayakan harlah yang ke-15. Dalam kurun waktu lebih dari satu dekade PKS merupakan sedikit partai dan mungkin satu-satunya partai menengah-besar yang tidak mengalami perpecahan internal yang serius. Lebih dari itu, PKS merupakan sebuah partai yang mampu mengelola faksionalisasi di dalam tubuhnya dengan relatif baik. Lebih lanjut |
|
Pada Selasa, 2 April 2013, P2P-LIPI (Pusat Penelitian Politik) mendapat kunjungan dari mahasiswa program studi Pasca Sarjana Ilmu Politik Universitas UNHAS. Acara berlangsung di ruang seminar P2P-LIPI lantai 11. Mahasiswa UNHAS yang menghadiri pertemuan tersebut berjumlah 16 orang ditambah dengan dua orang Dosen pendamping. Peneliti P2P yang menyambut acara kunjungan ini, di antaranya Prof. Dr. Syamsuddin Haris, Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, Irine Hiraswari Gayatri selaku Kepala Bidang Politik Nasional, dan Luky Sandra Amalia, S.Ip. Acara kunjungan mahasiswa bertemakan Politics Study Benchmarking sebagai upaya untuk peningkatan wawasan mahasiswa pasca sarjana UNHAS dan sharing ideas dalam kegiatan perkembangan keilmuan bidang politik. |
|
Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P LIPI) pada Selasa tanggal 16 April 2013 bertempat di Ruang Seminar Gedung Widya Graha Lantai XI mengadakan seminar intern dengan tema “Affirmative Action Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu 2014”. Seminar ini menghadirkan pembicara tamu, Yudha Irlang selaku Koordinator Aliansi Masyarakat Sipil untuk Revisi Paket UU Politik atau ANSIPOL dan Dr. Adriana Venny selaku Koordinator Anti Gender-based Violence Coalition dengan moderator Wawan Ichwanuddin, S.Ip., M.Si. Seminar ini dihadiri oleh para peneliti P2P dan akademisi. |
|
Kekecewaan masyarakat terhadap kinerja partai politik sebagai saluran representative semakin menyeruak. Menyoroti berbagai kasus korupsi dan pelanggaran hukum lainnya yang dilakukan oleh aktivis-aktivis partai politik semakin membuat masyarakat skeptis terhadap sistem politik di Indonesia. Berdasarkan hasil survey Pusat Penelitian Politik LIPI (25 Juni – 10 Juli 2012), partai politik adalah institusi yang paling tidak dipercaya integritasnya dengan persentase tingkat kepercayaan yang hanya mencapai 29 persen. Proporsi ini jauh dibawah tingkat kepercayaan terhadap presiden bahkan pengadilan. Wacana demokrasi tanpa partai politik pun mulai bermunculan1. Partai politik mulai berusaha dipinggirkan dalam diskursus ‘intermediary actors’2. Penguatan kanal-kanal artikulasi-representasi-mediasi antara negara (state) dengan rakyat (society) mulai dijajaki baik pada level nasional-lokal maupun formal-informal. |
Introduction
Science and Technology is needed for a nation to make a progress in the country. It is the main key and the basic foundation to support the building of modern civilization today. The future of a nation will be largely determined by the level of proficiency of the people towards science and technology. A society or a nation will not have the advantages and capabilities of high competitiveness, if they can not develop science and technology. Therefore, every nation on earth, competing and racing to be able to master and develop science and technology. |
|
In line with our endless support and solidarity toward minority countrymen accused of being “infidels” by groups of thugs, and workers as well as peasant groups whose rights are denied by the government and business groups, we shall not forget that in another part of the world, many people also live in fear, poverty and under constant threat of systematic violence. |
|
Otonomi daerah semakin tak terkendali. Dalam sepuluh tahun desentralisasi (1999-2009), 205 daerah otonom baru (DOB) terbentuk, diantaranya meliputi 7 Provinsi, 164 Kabupaten dan 34 Kota. Bandingkan dengan sebelum diberlakukan otonomi daerah, dalam kurun waktu 1945-1999 (54 tahun), hanya ada 319 daerah otonom. |
|
|